AgriKids: Pengenalan Pertanian Modern bagi Anak

Penulis: Callysta Aurelia

Boyolali – Menurut Kelauri et al. (2025), rendahnya regenerasi petani merupakan masalah penting dan tantangan yang cukup serius ditandai dengan rendahnya minat generasi muda untuk bekerja di bidang pertanian. Hal tersebut menjadi ancaman bagi produktivitas pangan nasional. Krisis regenerasi petani dipengaruhi oleh citra pertanian yang masih dianggap sebagai pekerjaan tradisional, persepsi rendahnya tingkat pendapatan, dan keterbatasan akses terhadap lahan. Oleh karena itu, perlu adanya informasi mengenai pertanian modern khususnya inovasi pertanian yang membuat kegiatan budidaya lebih modern, efisien, dan memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan.

Program literasi digital pertanian melalui poster digital edukatif diunggah pada instagram @bacaaditeras yang ditujukan kepada anak–anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilakukan untuk menanamkan pemahaman bahwa pertanian merupakan bidang yang terus berkembang. Poster digital sebagai media visual sederhana yang dibuat supaya anak – anak mudah memahami dan mengenal berbagai inovasi pertanian serta membangun citra positif terhadap profesi petani. Program ini mendapatkan respon positif di media sosial yang dilihat dari banyaknya tayangan dan akun yang dijangkau sehingga menunjukkan bahwa postingan disukai algoritma, masuk halaman rekomendasi, dan menarik minat banyak penonton baru. Program yang dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Iptek bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro 13  (KKN IDBU-13) dengan judul AgriKids: Pengenalan Pertanian Modern bagi Anak dilakukan untuk mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi sejak dini yang mudah diakses, SDGs 8 (Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) dengan memperkenalkan pertanian sebagai sektor yang memiliki peluang usaha dan karier, serta SDGs 12 (Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab) melalui pengenalan praktik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Poster digital disusun dengan tiga seri yang saling melengkapi. Poster pertama yang diunggah pada 21 Juli 2026 dengan tema pengenalan greenhouse sebagai teknologi budidaya untuk memberikan informasi bahwa budidaya menggunakan greenhouse, tanaman dapat tumbuh lebih baik karena lingkungan lebih terkontrol dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Melalui poster tersebut, anak – anak dikenalkan bahwa pertanian modern dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem, hama, dan penyakit. Sehingga panen yang dihasilkan lebih banyak dan optimal. Hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan harga jual.

Selanjutnya, poster kedua telah diunggah pada 22 Juli 2026 dengan tema pengenalan hidroponik sebagai metode budidaya tanpa tanah dengan memanfatkan air sehingga memberikan informasi bahwa pertanian tidak hanya kotor – kotoran di tanah dan bisa dilakukan di lahan yang terbatas seperti perkarangan rumah. Hidroponik juga bisa digabungkan dengan greenhouse untuk menciptakan kondisi lingkungan yang lebih optimal untuk meningkatkan produktivitas.

Poster ketiga yang diunggah pada 28 Juli 2026 dengan tema pengenalan aquaponik lanjutan dari hidroponik yang menggabungkan budidaya tanaman dan ikan dalam satu ekosistem. Melalui poster tersebut, dapat memperkenalkan kepada anak – anak pada konsep pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dalam sistem pertanian terpadu dimana limbah dari budidaya ikan dapat dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman sehingga tercipta sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Aquaponik diperkenalkan untuk menunjukkan bahwa dalam satu sistem dapat menghasilkan 2 hasil sekaligus untuk meningkatkan pendapatan.

Melalui ketiga poster digital tersebut, diharapkan anak-anak memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan teknologi di bidang pertanian sekaligus menumbuhkan ketertarikan terhadap sektor pertanian sejak dini. Program ini menjadi salah satu langkah dalam mendukung regenerasi petani melalui peningkatan literasi digital dan pengenalan inovasi pertanian yang berkelanjutan.

Sumber : Kelauri, S. A., Harahap, L. M., Putri, E. R., dan Sagala, F. M. 2026. Krisis regenerasi petani dan implikasinya terhadap ketahanan pangan nasional di Indonesia. J. Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan. 4(2). 1 – 12. https://doi.org/10.59061/masip.v4i2.1396