Dampingi Petani Desa Kluwih Terapkan Pengendalian Hama Terpadu, KKN-T UNDIP Kenalkan Smart Light Trap

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-36 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja pendampingan dan penerapan Smart Light Trap (perangkap cahaya pintar) pada lahan jagung di Desa Kluwih. Program ini diinisiasi berdasarkan hasil survei lapangan yang menunjukkan bahwa petani sering menghadapi permasalahan yaitu serangan hama pada pertanaman jagung mereka. Pelaksanaan program ini tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi tepat guna di tingkat petani, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-2, yakni Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) demi mewujudkan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan program tersebut merupakan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang melibatkan mahasiswa program studi Agroekoteknologi (Puji Rahayu Setyaningsih), Teknologi Rekayasa Otomasi (Fauzaan Rafiif Hidayatulloh), dan Teknik Listrik Industri (Muhammad Thirafi Akmal). Dalam pembagian perannya, perancangan dan perakitan perangkat keras ditangani oleh mahasiswa Teknik, sementara pendampingan petani serta uji coba pemantauan di lahan oleh mahasiswa Agroekoteknologi. Melalui kolaborasi ini, program penerapan sistem Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan memanfaatkan smart light trap sebagai sarana monitoring hama berhasil diwujudkan.

Program ini telah berjalan secara bertahap sejak pertengahan Juli 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan survei kondisi lahan pada 19 Juli, dilanjutkan dengan penentuan titik pemasangan alat pada 21 Juli. Puncak pelaksanaan program berlangsung pada 22 Juli 2026, yang diisi dengan agenda penyerahan unit, edukasi perawatan alat, serta instalasi smart light trap secara langsung di area lahan jagung.

Acara serah terima alat tersebut berlangsung hangat dan disaksikan langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kluwih, Bapak Sumarto, bersama beberapa petani setempat. Bapak untung selaku petani yang menjadi mitra sasaran dalam program ini, menyambut antusias kehadiran teknologi tersebut. 

“Saya sangat berterima kasih dengan adanya alat ini karena keberadaannya pasti sangat membantu petani. Jadi, ketika adik-adik mahasiswa KKN membawa program ini, saya sangat mendukung dan mempersilakan lahan saya untuk dijadikan lokasi percontohan,” ungkap Bapak Untung.

Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Smart Light Trap.

Pada 5 Agustus 2026, anggota tim mahasiswa KKN kembali turun ke lapangan untuk melakukan tahap pemantauan dan evaluasi kinerja alat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara fungsional alat smart light trap dapat beroperasi dengan sangat baik. Kehadiran bukti fisik dan fungsional di lahan diharapkan menjadi stimulus bagi petani. Ketika para petani melihat kinerja alat tersebut dalam membantu pemantauan hama di lahan jagung, mereka diharapkan akan terdorong untuk turut mengimplementasikan teknologi serupa.

Sebagai wujud terhadap keberlanjutan pasca-KKN, pengelolaan serta pemeliharaan smart light trap diserahkan sepenuhnya kepada petani mitra sasaran yang ke depannya diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus fasilitator informasi bagi pertanian jagung lainnya di Desa Kluwih, sehingga teknologi smart light trap ini dapat diadopsi secara luas oleh petani setempat.

Penulis: Puji Rahayu Setyaningsih (23020223130083)

Fakultas: Peternakan dan Pertanian

Program Studi: Agroekoteknologi 

Program: KKN-T IDBU 36 Universitas Diponegoro

Lokasi: Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang